
Courage under fire, this would be sufficient to describe this fellow’s personal quality traits. Equipped with hands-on expertise in medical field, having been working in West Papua, Indonesia – Sulung Purwoko, began to step-up into a bigger challenges, that is in the field of peacekeeping.
Full archive here
Bang Luigi DKK,
Bethul, mari kita pupuk terus semangat kebangsaan kita ...
by Faesol in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Dear Kang Luigi,
I have nothing to say, saya juga ...
by Ngatiman Santoso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Perubahan selalu terjadi.. mari mari kita gapai impian.. wujudkan negeri yang ...
by Jauhari in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Betul Kang, semangat untuk memajukan bangsa Indonesia harus selalu bergelora di ...
by Bamby Cahyadi in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Mas Puguh, salut deh dengan tetap dijalankan tugasnya disana walaupun didera ...
by Yunita Dwiana P in Kehidupan yang berwarna: “Dari Reksya hingga Amjad”
Mbak Aini salam kenal juga ya, waaahhh fotonya bagus banget yang ...
by Yunita Dwiana P in Salam merdeka dari Abidjan!
Akang, tugas yang dijalankan ke pedalaman Liberia kali ini sungguh seru ...
by Yunita Dwiana P in Oleh-oleh dari Greenville
whuaaaaa akhirnya bisa juga komment di sini!!!
salut emang bisa ngejalanin ...
by uwie in Oleh-oleh dari Greenville
Wah… jadi ingat waktu naik Dash7 ke Simeulue, waktu itu taon ...
by Fina in Oleh-oleh dari Greenville
Puguh…
Ternyata baik2 aja dirimu d sana yak!! sukur deh :)
Salam ...
by Fina in Kehidupan yang berwarna: “Dari Reksya hingga Amjad”
Page 1 of 24
63 tahun sudah umur bangsa kita saat ini. Terbayang oleh kita apa yang menjadi keinginan kuat bangsa ini sesungguhnya. Bangsa yang sejahtera, makmur dan rakyatnya mendapatkan keadilan yang merata dan mendapat perlindungan dari bangsanya terhadap bahaya yang akan mengancam seperti bahaya kelaparan dan kemiskinan, bahaya kerusakan sosial dan bahaya keamanan
Here are the some stray dogs hanging around in the parking lot of our office in Khartoum (Location: UNMIS Parking lot ) – sometimes they jump from one vehicle to another and play on top of the vehicles – in the photos, they are in the relaxing mood – but look at some of them – posing like models… the way the pose, I think they’re better than me.
Suatu siang, si boss datang menghampiri si kampret ini dan dengan kalem berseru:
Untuk teman-teman semua, terutama sahabat lama yang masih bertugas di Kabul, Afghanistan dan semuanya di Indonesia dan nggak ketinggalan para staff peacekeepers Indonesia di Liberia, saya menghaturkan selamat merayakan HUT Proklamasi, 17 August 2008.
May 2008, adalah awal menjalani kehidupan yang berwarna dan baru bagi seorang anak manusia yang bisa dikatakan masih bau kencur dalam belantara dunia peacekeeping. Khususnya bagi mereka yang mengawali karir bersama UNHAS dulunya. Saat kedua kaki ini menginjakkan benua yang konon katanya berlian hitam Afrika – tepatnya Sudan.
Bener seperti yang dikatakan oleh Vonny, bahwa nggak kerasa ya kita sudah hampir mau setahun nancep di negeri si bau kelek ini (meminjam istilah kawan kita yang satu ini). Saya masih ingat benar saat kita berdua terbang dari Jakarta, lalu hinggap di Bangkok dan terus mampir ke Nairobi, dan akhirnya mendarat di Monrovia, Liberia.
Hampir genap satu tahun.. ya satu tahun, bayangkan.. waktu cepat sekali berlalu. Per bulan September nanti akan genap satu tahun masa tugas saya di Liberia. Sebuah negeri yang banyak orang katakan bahwa Liberia is the jewel of West Africa (Baca: adalah permata bagi Afrika Barat).
(Adshit Al Qusayr, 12/7) Untuk pertama kalinya sejak bertugas di Lebanon Selatan 7 bulan silam, Satgas Yon Mekanis Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B mendapatkan kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso. Kunjungan ini dalam rangka melihat langsung posisi Base Camp, kondisi nyata personel dan peralatan yang dimiliki oleh Konga XXIII-B serta memberikan dukungan moril serta motivasi bagi prajurit-prajurit TNI yang sedang bertugas.
Seperti banyak kawan-kawan dari Military Observers, dan UN Civilian Police _yang bertugas di sectors serta mereka dari _Civil Affairs yang sering bepergian keluar masuk kampung pedalaman Liberia, mengatakan: “Coba deh main berkunjung ke Bomi Lake di Tubmanburg”, alamnya indah dan bisa jadi pelepas jenuh penat bekerja di Monrovia seminggu penuh itu..
(Adshit Al Qusayr, 15/6) Seorang warga Lebanon, Hisham Gamir Ghossain, 36 tahun, meninggal dunia dan seorang lainnya yang berasal dari Syiria, Turki Ahmad El Houssain, 33 tahun, menderita luka ringan saat terkena ledakan benda yang diduga ranjau tank saat sedang bekerja di lahan milik Hisham yang terletak di desa Al Qantarah, hanya berjarak sekitar 1 Km dari Markas Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII B di Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan.