See full album photo gallery
Full archive here
Dari mata turun ke hati – jadilah cinta.. nah kalau yang ...
by Luigi Pralangga in “MAK NYUUS !” : Wisata Kuliner ala Kontingen Garuda XXIII B di Lebanon
Tidak hanya di Angola mbak, di Indonesia pun sekarang banyak orang ...
by Kapt Kav Ossy D, BS in Belajar Dari Teman Di Angola
Salut untuk seluruh prajurit Kontingen Garuda XXIII-B/Unifil, semoga segala usaha ...
by Kapten Kav Ossy Dermawan, BS in “MAK NYUUS !” : Wisata Kuliner ala Kontingen Garuda XXIII B di Lebanon
Ari lasso bilang “Sentuh lah dia tepat di hati nya.Dia kan ...
by ri in “MAK NYUUS !” : Wisata Kuliner ala Kontingen Garuda XXIII B di Lebanon
Thumbs up Capt!
Ide yang patut ditiru oleh pasukan2 KONGA ...
by Imeza Saraswaty in “MAK NYUUS !” : Wisata Kuliner ala Kontingen Garuda XXIII B di Lebanon
Selamat HUT TNI AU yg ke 62. Jaya terus ...
by silly in Rayakan HUT AU - Potong kue dengan sangkur
Nadia… postingmu sungguh menyentuh sanubariku yg paling dalam. Sumpah!!!. Aku quote ...
by silly in Belajar Dari Teman Di Angola
what an adventure, just remind me with a book i read ...
by titov in Patroling Liberia: The rough ride to the full vibra-sensation one!
Wah, wah, wah… repot juga ya kerjanya mas. Salut untuk bisa ...
by Imeza Saraswaty in Babak baru di South Kivu Brigade
Kang.. iya yah.. jadi gimanaaa gitu ya, rasanya biarpun sengsara2 dikit ...
by nadia febina in Belajar Dari Teman Di Angola
(Adshit Al Qusayr, 27/4) “Wisata Kuliner” di tengah-tengah daerah konflik perang Lebanon-Israel? Yang benar saja! Mungkin itu pertanyaan yang terlintas begitu membaca judul di atas. Tapi, demikianlah kreativitas yang dilakukan oleh prajurit Kontingen Garuda (Konga) XXIII B di Lebanon Selatan saat mengisi waktu liburan week end (26/4) musim semi bagi masyarakat setempat di daerah Bani Hayyan.
Salah satu dari banyak hal yang saya syukuri berada di Angola adalah kesempatan untuk berteman dengan teman-teman dari Angola. Mereka sangat terbuka dan ramah, kadang membuat saya lupa dibalik senyumnya yang lebar dan manis itu, mereka-mereka ini adalah orang-orang yang pernah melalui perang panjang selama kurang lebih 15 tahun yang baru berakhir 5 tahun yang lalu.
For those of you whom are always on the run, either on business or perhaps have a regular habit of traveling by air, you must have remembered the feeling of excitement. The enthusiasm of getting to new places you’ve never gone before, seeing new surroundings and perhaps meeting different bunch of people.
26 April 2008, pagi itu mentari bersinar cerah, kilauan sinarnya memang membuat banyak dahi berkeringat dan tidak sedikit dari para hadirin berlindung dibawah teduhnya tenda yang disediakan panitia. Sementara para staff officers dan Military Observers sudah berbaris tegak – rapi dilapangan sembari menunggu kehadiran para pejabat lainya juga UNMIL – SRSG (Special Representative of the Secretary General) Ellen Margrethe Løj.
Tanggal 23 Oktober 2007 lalu, merupakan babak baru dalam penugasan saya sebagai Milobs. Setelah cuti selama 3 minggu di Indonesia , saya mendapat posting order baru sebagai Military Coordinator & Inspector pada COE Team di South Kivu Brigade. Memang dari awal saya sudah punya cita-cita kalo di beri kesempatan saya pengen bergabung sebagai staff officers di misi ini, karena selama 4 bulan saya sudah menjalani misi ini sebagai Milobs (Military Observer)dengan segala suka dan dukanya. Suasana lain dan mekanisme kerja yang baru yang saya harapkan dari penugasan yang baru ini, sebuah pengalaman di dunia internasional yang selama ini saya inginkan.
Dear Friends, How are you?… Another journey to go around East Africa was taken (again) last week & this time the destination countries were Uganda, Rwanda & Congo.
Sebuah Team patroli yang terdiri dari perwira manca negara, disandera oleh kolonel Rondurl Hougbe, saat sedang melakukan observasi daerah perbatasan. Disebuah misi PBB yang merupakan daerah konflik yang keras dan sulit diramalkan, mengakibatkan 6 orang military observers tersebut, disandera dibawah todongan pistol dan senjata oleh salah satu kelompok faksi yang bertikai. Dengan negosiasi yang alot dan sulit akhirnya mereka dibebaskan setelah selama 7 jam disandera.
(Adshit Al Qusayr, 9/4) 63 Prajurit TNI AU yang tergabung dalam Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B/UNIFIL memperingati “Hari TNI Angkatan Udara” yang ke-62, beserta prajurit-prajurit TNI dari matra lainnya dengan melaksanakan upacara secara terpusat di Lapangan Parade “Soekarno Base”, Markas Konga XXIII-B di UN Posn 7-1 Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan pada hari Rabu (9/4).